Saya rela dan ikhlas hidup digubuk seperti ini dan makan tahu tempe, asalkan keluarga saya tidak makan dari penghasilan yang haram, Salut pak, anda salah satu Polisi Hebat yang saya kenal, Hebatdan Tangguh mengatur Hawa Nafsumu sendiri untuk tidak memakan yang lebih enak dan tiduryang lebih empuk dari gubukmu asalkan semuanya didapat dari yang halal.
Sungguh banyak yang terjerumus TAK KUAT melawan godaan ini. InshaAllah Terberkahi pak Polisi. #POLISIHEBAT.
Demikian caption yang kini sedang ramai beredar di laman social media. Terlihat sosok polisi yang sedang menyuapi anak laki‐lakinya, tampak di foto yang ramai ini rumah yang tampak sederhanya seper terbuat dari kayu atau Gedeg kalau orang jawa bilang.
Kami belum tahu secara pas siapa polisi itu, namun photo itu saat ini ramai dibicarakan khususnya di laman facebook.
”Ya Allah Yang maha memiliki semua kerajaan (kekuasaan di alam semesta), Engkau berikan kekuasaan pada orang yang Engkau kehendaki serta Engkau cabut kekuasaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan‐Mu lah segala kebaikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas semua sesuatu”. Ali ‘Imran/3 : 26.
Serta orang‐orang yang dikehendaki dan dipilih‐Nya untuk meraih kebahagiaan hidup yaitu orang‐orang beriman yang selalu berpegang teguh dengan petunjuk‐Nya. Allah berfirman :
فَإَِّما
يَأ�'تِيَنَُّك�'مِمنِّيُهدًى فََمِن اتَّبََعُهدَاَي فََلا يَِضُّلَوَلا يَ�'شقَٰى
Jadi bila datang padamu (wahai manusia) petunjuk daripada‐Ku, lalu
barangsiapa yang mengiku petunjuk‐Ku, jadi dia dak bakal tersesat serta dak akan
sengsara (dalam hidupnya).
Dalam ayat lain, Allah Azza wa Jalla berfirman :
َم�'نَعِمَلَصاِلًحاِم�'ن ذََكٍر أَ�'و أُ�'نثَٰىَوُهَوُم�'ؤِمٌن فَلَنُ�'حيِيَنَّهَُحيَاةًَطيِّبَةًَۖولَنَ�'جِزيَنَُّه�'م أَ�'جَرُه�'م بِأَ�'حَسِنَماَكانُوا
يَ�'عَملُوَن
Barangsiapa mengerjakan amal saleh, baik laki‐laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, jadi sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik/bahagia (didunia), serta sesungguhnya bakal Kami berikan balasan pada mereka (di akhirat) dengan pahala yang lebih baik
dari apa yang telah mereka lakukan. An‐Nahl/16 : 97. Konsumsi harta yang haram yaitu perbuatan maksiat pada Allah serta mengikuĕ langkah‐langkah setan/Iblis. Allah berfirman :
يَا أَيَُّها النَّاُسُكلُواِمَّما فِي ا�'لأَ�'رِضَحَلاًلاَطيِّبًاَوَلا تَتَّبِعُواُخُطَواِت الَّش�'يَطاِنۚ إِنَّهُ لَُك�'مَعدٌُّوُمبِيٌن ﴿۱٦۸﴾
إِنََّما يَأ�'ُمُرُك�'م بِالُّسوِءَوا�'لفَ�'حَشاِءَوأَ�'ن تَقُولُواَعلَىَّԖَِماَلا تَ�'علَُموَن
Hai manusia, konsumsilah yang halal lagi baik dari apa yang ada di bumi serta jangan sampai anda mengikuti langkah‐langkah syaithan karena sebenarnya syaithan yaitu musuh yang nyata bagimu. Sesungguhnya syaithan itu cuma menyuruh anda berbuat jahat serta keji, dan mengatakan
mengenai Allah apa yang tiddak kamu ketahui. al‐Baqarah/2 : 168‐169semoga kisah ini jadi inspirasi buat kita semua
sumber:tolongshare.beritaislamterbaru.
0 Response to "Saya Rela Hidup Di Gubuk & Makan Tahu Tempe, Yang Penting Keluarga Saya Tak Makan Dari Penghasilan Haram"
Posting Komentar