Apa Boleh Muslimah Mer*ntih Saat Berhubungan Suami-Istri…?



 merintih


Menarik Dibahas …! Menarik juga membahas hal yang satu ini, yakni rint*han wanita waktu menikamti hubungan dengan sang suami dalam aktivitas keluarga. Terkait suami istri yaitu hal sakral yang dilakukan, kadang-kadang beberapa muslimah m*rintih saat terkait suami istri karena menikmatinya. Apa tuh di benarkan dalam Islam…?
Dalam beberapa kitab klasik seperti “Uqûd al-Lujain fi Bayân Huqûq al-Zaujain, bicara atau bersuara pada saat jima” yaitu hal yang dilarang. Sebagian muslim serta muslimah jg berpegang pd pandangan ini hingga tak berani bersuara, termasuk juga keluarkan rint*han, waktu bercinta. Apakah benar demikian?

Salim A. Fillah dalam bukunya Barakallahu Laka… Bahagianya Merayakan Cinta-tanpa mengurangi penghargaan pada Syaikh Muhammad Umar An Nawawi Al Bantani yg sudah menulis kitab itu, memaparkan kalau larangan bersuara ketika jima’ nyatanya bertentangan dgn kisah shahih yg menjelaskan praktik generasi

Abd bin Humaid meriwayatkan dr Ibnu Mundzir seperti diambil Imam As Suyuthi dlm Ad Durrul Mantsur bahwa sahabat sekaligus penulis wahyu yg mulia, Mu’awiyah bin Abi Sufyan, pernah satu kali menjima’ istrinya. Tiba-tiba sang istri keluarkan desahan napas serta rint*han yang penuh gairah hingga ia sendiri juga jadi malu pd suaminya. Namun Muawiyah bin Abi Sufyan berkata, “Tidak apa-apa, tak jadi permasalahan. Sungguh untuk Allah, yg paling menarik pd diri kalian yaitu desahan napas serta rint*han kalian. ”


Seirama dengan kisah itu, faqihnya sahabat, Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhu pernah di tanya tentang hukum rint*han serta desahan waktu berjima’. Beliau menjawab : “Apabila anda menjima’ istrimu, berbuatlah sesukamu. ”

Sekianlah praktik serta fatwa sahabat. Nyatanya mereka membolehkan rint*han serta desahan waktu bercinta. Walau demikian, suami istri butuh meyakinkan supaya nada mereka waktu bercinta itu tidaklah sampai terdengar orang lain, termasuk juga anak-anaknya.

Kesimpulannya, kembali pada pada anda, asalkan mer*ntih dengan pasangan yg halal serta tak mengganggu orang lain, Ok?

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Apa Boleh Muslimah Mer*ntih Saat Berhubungan Suami-Istri…?"

Posting Komentar