Mantap! Terkait Kasus OTT di Kemenhub, Begini Perintah Tegas Jokowi

Rakyat.win ~ Jajaran Polda Metro Jaya hari ini melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat.

Operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Kementerian Perhubungan rupanya menarik perhatian Presiden Jokowi, hingga menghampiri tempat kejadian perkara (TKP).

Pria yang akrab disapa Jokowi itu tiba dengan menggunakan mobil dinas kepresidenan di Kantor Kemenhub, Jakarta, Selasa (11/10/2016) pukul 16.25 WIB.

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono.

“Iya kita melakukan OTT dan ditinjau langsung oleh Presiden dan Kapolri,” ujar Awi saat dikonfirmasi, Selasa (11/10).

Namun, Awi enggan menyampaikan lebih lanjut mengenai kasus baru tersebut. Awi juga enggan menyebut berapa jumlah pelaku yang ditangkap tersebut. Menurut dia, kasus ini nantinya akan dibuka langsung oleh Kapolri dan presiden. “Nanti biar pak Kapolri dan presiden yang menyampaikan ya,” ucapnya.

“Nanti saja masih dalam penanganan, nanti saja,” katanya.

Setelah kasus kasus Tangkap Tangan Dugaan Pungli perizinan di Kemenhub ini berhembus, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi langsung memberikan pernyataan sikapnya.
Budi mengatakan asal muasal OTT ini terjadi sejak dilantik dan mulai menjalankan tugas sebagai Menteri Perhubungan dirinya sudah menegaskan kepada jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada semua stakeholder dan tidak melakukan praktek pungli.

“Satu bulan menjabat sebagai Menhub, kemudian saya mendapatkan berbagai laporan indikasi pungli di internal Kementerian khususnya di bidang pelayanan perizinan,” ujarnya dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (11/10).

Ia melanjutkan, karena ini sudah menyangkut ranah hukum pidana maka saya teruskan kepada pihak berwajib dalam hal ini Kepolisian dan langsung berkoordinasi aktif.

“Kami menemukan fakta-fakta awal dan kemudian disampaikan ke pihak kepolisian untuk melakukan investigasi hingga diperoleh bukti kuat dan terjadi operasi tangkap tangan di unit perizinan,” ucap dia.

Budi memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang sudah bekerja maksimal membongkar kasus ini. Ia berharap operasi tangkap tangan tersebut dapat memberikan efek jera bagi para oknum pelaku.

Terkait OTT yang merupakan kerja Kemenhub dan Polri ini, Jokowi bahkan sudah memerintahkan Menteri PAN-RB Asman Abnur untuk langsung memecat pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Saya perintahkan Menpan, tangkap dan langsung pecat,” tegas Jokowi. 

Jokowi juga menegaskan kepada seluruh kementerian atau lembaga agar menghentikan praktik pungli.

“Dan saya perlu peringatkan seluruh lembaga, seluruh instansi mulai sekarang ini, mulai setop yang namanya pungli. Hentikan yang namanya pungli, terutama terkait pelayanan kepada masyarakat. Setop, hentikan,” tandas Jokowi di kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Selasa (11/10/2016).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mantap! Terkait Kasus OTT di Kemenhub, Begini Perintah Tegas Jokowi"

Posting Komentar