Buwas Mengaku sangat Iri terhadap Menteri Susi Pudjiastuti, Ini Sebabnya


Rakyat.win ~ Terdapat mimpi besar yang dimiliki oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso (Buwas), mimpi tersebut dalam hal untuk melawan para bandar amupun jaringan narkoba luar negeri. Selain itu, dia juga ingin menenggelamkan kapak yang membawa narkotika.

Kekesalan Buwas dilampiaskan dalam keinginannya untuk menenggelamkan kapal asing yang telah terbukti memuat narkoba lantaran dia melihat jaringan narkoba yang masuk ke Tanah Air mulai menjama segala usia.

“Hari ini ada ton-tonan yang sudah ada di negara kita. Saya tidak tahu ada berapa puluh ton atau 300 ton (narkoba),” ucap Kepala BNN Komjen Budi Waseso dikutip dari laman Detik.

Dia bercerita pada awal dirinya memimpin BNN dan melihat Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang mendapatkan dukungan untuk menenggelamkan kapal para pencuri ikan, Buwas merasa iri dengan hal tersebut.

“Sewaktu saya jadi kepala BNN pertama, saya menelisik ada kontainer yang masuk ke Indonesia. Makanya saya gencar, kepengin betul. Masak Bu Susi bisa menenggelamkan kapal yang mencuri ikan, tapi kan dikosongkan dulu. Masak saya Kepala BNN yang laki-laki tidak bisa menenggelamkan,” tutur Buwas.

Saking kesalnya, Buwas langsung menghadap Panglima TNI untuk memberitahukan ‘mimpi’ soal kapal yang digunakan sebagai pengirim barang haram itu untuk ditenggelamkan, karena para gembong narkoba yang selama ini terus mengincar penduduk Indonesia.



“Terus saya lapor panglima TNI, KASAL dipanggil. Terus saya bilang ini A1, saya tanggung jawab, jika nanti sudah masuk ke perairan kita , mohon ditenggelamkan. Sak orang-orangnya sak barang-barangnya. Biar jadi monumen di lautan. Panglima bilang wah kepala BNN ini provokator,” jelas Buwas.

Tak habis akal sampai disitu, Buwas kembali meyakinkan panglima soal adanya kapal asung yang membawa narkotika mengarah ke Indonesia.

“Saya bilang saya ini berdasarkan informasi A1, kerja sama sudah lama yang saya ikuti. Kapalnya sudah diketahui dari China berlabuh dari Malaysia, setelah beberapa saat kita ikuti dia berubah nama lambungnya kapalnya, benderanya,” pungkasnya.

“Dan mereka siap-siap untuk masuk Indonesia, lewat Batam. Kita tidak tahu kapalnya berubah semua, barangnya dipindah semua. Kita sudah koordinasi dengan negara itu, tapi negara itu diam saja. Bahkan membiarkan itu terjadi, sekarang sudah masuk ke Indonesia,” lanjutnya.

Buwas mengatakan BNN kerap kali tidak membuahkan hasil saat melakukan koordinas dengan negara tetangga, maka dari itu Buwas merasa kecewa dengan negawa di ASEAN yang telah menjaln kerja sama dengan Indonesia dalam memerangi peredaran narkoba secara bersama-sama.

“Ini bukti memang ada kepentingan, saya kerja sama dengan beberapa negara lain untuk koordinasi mengungkap kasus jejaring di negara itu, tapi tidak pernah berhasil. Ada yang ditutupi. Padahal kita punya bukti fakta, bahwa nomornya ada di situ, titik koordinatnya di situ, orangnya namanya itu dari hasil pembicaraan-pembicaraan itu, begitu kita sampaikan hilang. Selalu. Saya bilang lebih baik mikirin negara kita sendiri,” ungkapnya.

Para bandar asing yang ingin menghancurkan Indonesia itu berasal dari luar negeri, dan mereka melihat Indonesia ini hanya sebagai pasar yang empuk.

“Jaringan luar negeri seperti Amerika, Afganistan, Timur Tengah, China semua larinya ke Indonesia,” tutur Buwas di acara yang diselenggarakan BNNP Jawa Timur ini.

Buwas pun menyatakan bahwa Australia pernah protes terhadap dirinya lantaran narkoba yang masuk kenegara mereka ternyata berasa dari Indonesia.

“Australia pernah protes ke saya. Pak Kepala BNN kami menaruh perhatian atas sepak terjang kepala BNN. Tetapi kami juga mohon jangan kirim narkotika ke negara kami. Ini kata polisi Australia,” ujar Buwas menceritakan.

Ternyata setelah dilakukan penelusuran, memang benar adanya dua daerah di Indonesia yang telah melakukan pengiriman narkoba, BNN secara serius menanggapi keluhan tersebut.

“Setelah saya tanya dan telisik, betul. Masuknya dari Bali dan Yogya. Ternyata melalui pengiriman suvenir-suvenir, dengan berkedok pariwisata. Ini sudah saya sampaikan ke Bea Cukai,” jelasnya.

Sumber: OkTerus.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Buwas Mengaku sangat Iri terhadap Menteri Susi Pudjiastuti, Ini Sebabnya"

Posting Komentar