Bank Indonesia (BI) siap mengawal penyidikan dugaan penipuan oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Bank sentral ini telah mengirimkan tim ke Padepokan Kanjeng Dimas Taat Pribadi di Dusun Sumber Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo, Jawa Timur, untuk mengecheck keaslian duit padepokan yang disita oleh polisi.
Kabarnya, baru ada Rp4 juta uang punya Dimas Kanjeng yang dapat dibuktikan asli. Uang itu juga bukan datang dari tumpukan uang yang ada didalam video Youtube serta sosial media.
Lantas, bagaimana komentar BI soal temuan itu?
“ Itu saya tidak tahu, apakah ada unsur penipuan orang setor dulu baru digandain atau dikasih terus mula-mula berhasil, ” kata Direktur Komunikasi Bank Indonesia Arbonas Hutabarat.
Menurut Arbonas, sampai kini pihak BI belum memahami modus yang dilakukan oleh Dimas Kanjeng dalam melipat-gandakan uangnya. ” Saya tidak paham bagaimana persis modusnya, ” ujarnya.
Dia mengatakan pihaknya terima info dari kantor BI perwakilan Surabaya kalau mereka tak temukan alat penggandaan uang.
“ Barangnya tidak ada. Boks yang di buka kosong. ” tuturnya.
Arbonas menambahkan, para pegawai BI di Surabaya serta polisi juga belum dapat membuktikan apakah Dimas Kanjeng Taat Pribadi betul-betul dapat melipat-gandakan uang.
Arbonas meneruskan, pihaknya siap ikuti penyidikan masalah dugaan penggandaan uang yang dikerjakan Kanjeng Dimas.
“ Kami selalu ikuti (penyidikan ini). Kami siap bekerja sama dengan polisi. Bila misalnya disuruh bantu, kami bakal ikuti (permintaan) polisi, ” kata dia.
Sumber :posshare
0 Response to "Bank Indonesia Teliti Uang Dimas Kanjeng, Hasilnya Ternyata…"
Posting Komentar